Hasta Deli Persada – Ahli Konstruksi & Pondasi Profesional di Sumatera Utara
Pondasi merupakan bagian paling vital dari sebuah bangunan karena berfungsi menyalurkan beban struktur ke tanah. Pemilihan pondasi yang tepat menentukan kekuatan, stabilitas, serta umur bangunan. Pada proyek gedung—baik gedung komersial, perkantoran, hotel, hingga bangunan bertingkat—jenis pondasi harus disesuaikan dengan kondisi tanah, beban bangunan, dan desain struktur.
Sebagai perusahaan konstruksi profesional di Sumatera Utara, Hasta Deli Persada memiliki pengalaman dalam menangani berbagai jenis pondasi untuk memastikan keamanan dan kualitas bangunan.
Berikut adalah jenis-jenis pondasi yang paling umum digunakan pada proyek gedung:
1. Pondasi Footplat (Pondasi Telapak)
Footplat adalah pondasi dangkal yang biasanya digunakan pada bangunan bertingkat rendah atau sedang dengan kondisi tanah keras di kedalaman kecil.
Kelebihan:
- Pengerjaan cepat
- Biaya lebih ekonomis
- Cocok untuk kolom pada gedung 1–3 lantai
Kapan Digunakan?
Jika tanah memiliki daya dukung baik dan tidak memerlukan pondasi dalam.
2. Pondasi Strauss Pile
Jenis pondasi dalam yang dibuat dengan pengeboran manual dan menggunakan cor beton di tempat.
Kelebihan:
- Tidak menimbulkan getaran
- Cocok untuk area permukiman padat
- Lebih ekonomis dibanding bore pile
Penggunaan:
Gedung kecil hingga sedang yang memerlukan pondasi lebih dalam dari footplat.
3. Pondasi Bore Pile
Bore pile adalah jenis pondasi dalam yang dibuat menggunakan alat bor mesin untuk mencapai kedalaman besar, kemudian dicor beton.
Kelebihan:
- Cocok untuk bangunan bertingkat tinggi
- Minim getaran, aman untuk area sekitar
- Kekuatan tinggi dan presisi lebih baik
Kapan Dipakai?
Pada gedung komersial, hotel, ruko bertingkat, dan struktur besar di tanah kurang stabil.
4. Pondasi Tiang Pancang (Piled Foundation)
Tiang pancang dibuat dari beton pracetak yang dipasang dengan metode pemancangan menggunakan hammer.
Kelebihan:
- Daya dukung tinggi
- Kualitas beton lebih terjamin karena pracetak pabrik
- Cocok untuk proyek besar dan tanah lunak
Catatan:
Menimbulkan getaran sehingga kurang cocok untuk area padat atau dekat bangunan lama.
5. Pondasi Raft Foundation (Pondasi Pelat Beton)
Terbuat dari pelat beton tebal yang menopang seluruh bangunan, umumnya digunakan pada tanah dengan daya dukung rendah namun merata.
Kelebihan:
- Menyebarkan beban secara merata
- Mengurangi risiko penurunan diferensial
- Sering dipakai untuk basement
Contoh Penggunaan:
Gedung bertingkat dengan area lantai luas atau bangunan yang memiliki ruang bawah tanah.
6. Pondasi Piers
Pondasi berupa kolom besar di bawah struktur, biasanya dicor langsung ke dalam lubang tanah.
Kelebihan:
- Teknologi sederhana
- Kuat untuk beban vertikal
- Ekonomis dalam proyek tertentu
Mengapa Pemilihan Pondasi Sangat Penting?
Karena pondasi yang tepat akan:
- Mencegah kerusakan struktural
- Memastikan bangunan stabil dan aman
- Menghemat biaya perbaikan jangka panjang
- Menjamin umur bangunan lebih panjang
Pelaporan teknis dan dokumentasi proyek
Kesimpulan
Jenis pondasi yang digunakan pada proyek gedung sangat bergantung pada kondisi tanah, karakteristik bangunan, dan beban struktur. Dengan pengalaman dan tenaga ahli profesional, Hasta Deli Persada siap memberikan solusi pondasi terbaik untuk memastikan bangunan Anda kokoh, aman, dan sesuai standar konstruksi.
📞 0823 6292 8899
Hasta Deli Persada – Kontraktor Struktur Baja Profesional
Melayani Sumatera Utara & sekitarnya


Leave a Reply