Apa Itu Shop Drawing & As Built Drawing dalam Proyek Konstruksi? | HDP

Dalam proyek konstruksi, terutama pembangunan gedung, gudang, dan struktur baja, gambar kerja memegang peranan sangat penting. Dua jenis gambar yang sering digunakan dan wajib dipahami adalah Shop Drawing dan As Built Drawing. Keduanya memiliki fungsi berbeda, namun sama-sama krusial untuk memastikan proyek berjalan rapi, akurat, dan sesuai standar.

Sebagai kontraktor konstruksi berpengalaman di Medan, Sumatera Utara, Hasta Deli Persada selalu menerapkan penggunaan shop drawing dan as built drawing pada setiap proyek untuk menjamin kualitas dan ketepatan pekerjaan.


1. Apa Itu Shop Drawing?

Shop Drawing adalah gambar kerja detail yang dibuat oleh kontraktor berdasarkan gambar perencana (DED). Gambar ini digunakan sebagai acuan utama dalam proses fabrikasi dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Fungsi Shop Drawing:

  • Menjelaskan detail teknis secara lengkap
  • Menjadi acuan fabrikasi material
  • Meminimalkan kesalahan pemasangan
  • Mempermudah koordinasi antar divisi

Isi Shop Drawing Biasanya Meliputi:

  • Ukuran detail struktur
  • Detail sambungan baja atau beton
  • Posisi kolom, balok, dan plat
  • Spesifikasi material
  • Detail elevasi dan potongan

Shop drawing harus disetujui oleh konsultan perencana dan owner sebelum pekerjaan dimulai.


2. Apa Itu As Built Drawing?

As Built Drawing adalah gambar akhir proyek yang menggambarkan kondisi bangunan sebenarnya setelah pekerjaan selesai. Gambar ini mencatat seluruh perubahan yang terjadi selama proses konstruksi.

Fungsi As Built Drawing:

  • Menjadi dokumentasi resmi proyek
  • Acuan untuk perawatan dan renovasi di masa depan
  • Persyaratan serah terima proyek
  • Bukti kesesuaian pekerjaan dengan kondisi lapangan

Isi As Built Drawing Biasanya Meliputi:

  • Dimensi aktual bangunan
  • Perubahan posisi struktur atau utilitas
  • Detail instalasi akhir
  • Material yang benar-benar terpasang

As built drawing dibuat setelah pekerjaan selesai atau mendekati tahap finishing.


3. Perbedaan Shop Drawing dan As Built Drawing

AspekShop DrawingAs Built Drawing
Waktu DibuatSebelum pekerjaanSetelah pekerjaan
FungsiPanduan pelaksanaanDokumentasi akhir
IsiRencana detail teknisKondisi aktual
Digunakan OlehPelaksana & workshopOwner & maintenance
StatusHarus disetujui sebelum kerjaDiserahkan saat serah terima

4. Mengapa Shop Drawing & As Built Drawing Sangat Penting?

Tanpa shop drawing:

  • Risiko kesalahan fabrikasi tinggi
  • Pekerjaan lapangan tidak terkontrol
  • Potensi pembengkakan biaya

Tanpa as built drawing:

  • Sulit melakukan renovasi
  • Tidak ada dokumentasi resmi
  • Risiko kesalahan saat maintenance

Keduanya saling melengkapi dan tidak bisa dipisahkan dalam proyek konstruksi profesional.


5. Penerapan oleh Hasta Deli Persada

Hasta Deli Persada menerapkan standar dokumentasi konstruksi yang ketat dengan:

  • Tim drafter berpengalaman
  • Proses approval shop drawing yang terstruktur
  • Update gambar sesuai perubahan lapangan
  • Penyusunan as built drawing lengkap saat proyek selesai

Hal ini memastikan setiap proyek di Medan dan Sumatera Utara berjalan tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Kesimpulan

Shop drawing dan as built drawing adalah dua dokumen penting dalam proyek konstruksi. Shop drawing berfungsi sebagai panduan teknis pelaksanaan, sedangkan as built drawing menjadi dokumentasi akhir bangunan. Keduanya wajib dikelola dengan baik agar proyek berjalan lancar dan hasil konstruksi berkualitas.

Jika Anda membutuhkan kontraktor yang profesional dan tertib administrasi proyek, Hasta Deli Persada – Medan, Sumatera Utara siap menjadi mitra terpercaya Anda.

📞 0823 6292 8899
Hasta Deli Persada – Kontraktor Struktur Baja Profesional
Melayani Sumatera Utara & sekitarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *